Yen kembali menunjukkan supremasinya terhadap mata uang utama dunia setelah BNP Paribas membekukan asset-asetnya sehingga membuat panic pasar keuangan.
Investor kembali memburu nilai mata uang yang mempunyai suku bunga rendah seperti yen dan swissy karena dianggap sementara mempunyai tingkat keamanan investasi lebih baik.
Kepanikan terjadi sehingga tercatat 3 bank sentral menyuntikan dananya ke pasar keuangan, seperti European Central Bank dengan nilai $ 130.6 milyar, the Federal Reserve dengan nilai $ 24 milyar dan Bank of Canada dengan nilai $ 1.55 milyar, dimana suntikan dana ini untuk menenangkan pasar setelah BNP Paribas membekukan asset-asetnya terkait permasalahan kredit macet di AS.
Data-data ekonomi serasa tiada artinya kembali yang biasanya menggerakan pasar keuangan, dimana sentiment lebih terasa disebabkan pembekuan asset. Dollar sendiri bisa menguat tajam terhadap euro dan sterling setelah bursa Wall Street tergelincir hebat semalam sehingga kebutuhan akan dollar sangat tinggi.
Aksi ini lebih condong pada pengamanan sementara investasi dari para investor di saham dialihkan kepada mata uang atau obligasi yankee’s dan samurai bond. Hal ini sudah biasa untuk meredam aksi carry trade di pasar.
Fokus event yang dapat mempengaruhi pasar keuangan di Jum’at seperti Industrial production Jepang, consumer confidence Jepang, GDP & CPI Italia, import & eksport price AS, monthly budget statement AS.
Jumat, 10 Agustus 2007
Kamis, 09 Agustus 2007
News 9 agustus 2007
Dollar kembali tertekan oleh mata uang utama kawasan Eropa seperti sterling dan euro, karena pernyataan dari president the Fed Minneapolis Gary Stern bahwa pihaknya berusaha menekan inflasi dan nampak telah terlihat hasilnya sehingga kebijakan moneter the Fed terlihat akan dilonggarkan di pertengahan September nanti.
The Federal Reserve di Selasa waktu AS, telah memberi keputusan tidak merubah kebijakan moneternya dan peluang dilonggarkan terbuka lebar, mengingat sektor perumahan AS dan keuangan nampak akan pulih terbukti dari bursa saham Wall Street yang menguat tajam. Penguatan Wall Street didukung oleh pulihnya sektor kredit pinjaman yang menjadi halangan utama selama ini sehingga berimbas terhadap sektor perumahan AS pula. Namun usaha dari the Fed bekerja sama dengan 2 lembaga keuangan Eropa dan sebuah lembaga asuransi terkemuka di AS sepertinya akan cepat menyelesaikan masalah kredit pinjaman tersebut.
Kebijakan melonggarkan moneter dari the Federal Reserve nampak berseberangan dengan kebijakan moneter dari bank-bank sentral di kawasan Eropa seperti Bank of England, Swiss National Bank dan European Central Bank. Bahkan semalam Bank of England menyatakan masih akan melanjutkan pengetatan moneternya karena masih kuatir terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi Inggris. Hal ini membuat dollar tertekan terhadap sterling dan euro.
Mata uang dengan suku bunga rendah kembali menjadi sasaran aksi jual seperti yen dan swissy yang mengalami tekanan terhadap mata uang dengan suku bunga tinggi. Ini biasa terjadi karena pola-pola carry trade muncul ke permukaan kembali.
Fokus event yang dapat mempengaruhi pasar keuangan di Kamis seperti Seco climate Swiss, ECB monthly report, trade balance UK, jobless claims AS.
The Federal Reserve di Selasa waktu AS, telah memberi keputusan tidak merubah kebijakan moneternya dan peluang dilonggarkan terbuka lebar, mengingat sektor perumahan AS dan keuangan nampak akan pulih terbukti dari bursa saham Wall Street yang menguat tajam. Penguatan Wall Street didukung oleh pulihnya sektor kredit pinjaman yang menjadi halangan utama selama ini sehingga berimbas terhadap sektor perumahan AS pula. Namun usaha dari the Fed bekerja sama dengan 2 lembaga keuangan Eropa dan sebuah lembaga asuransi terkemuka di AS sepertinya akan cepat menyelesaikan masalah kredit pinjaman tersebut.
Kebijakan melonggarkan moneter dari the Federal Reserve nampak berseberangan dengan kebijakan moneter dari bank-bank sentral di kawasan Eropa seperti Bank of England, Swiss National Bank dan European Central Bank. Bahkan semalam Bank of England menyatakan masih akan melanjutkan pengetatan moneternya karena masih kuatir terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi Inggris. Hal ini membuat dollar tertekan terhadap sterling dan euro.
Mata uang dengan suku bunga rendah kembali menjadi sasaran aksi jual seperti yen dan swissy yang mengalami tekanan terhadap mata uang dengan suku bunga tinggi. Ini biasa terjadi karena pola-pola carry trade muncul ke permukaan kembali.
Fokus event yang dapat mempengaruhi pasar keuangan di Kamis seperti Seco climate Swiss, ECB monthly report, trade balance UK, jobless claims AS.
Senin, 06 Agustus 2007
Ulasan Fundamental
Pada perdagangan malam ini dollar kembali terpuruk oleh major currency dipicu oleh data sektor tenaga kerja (payroll) AS hanya tercipta 92,000 di bulan July dan masih jauh dibawah perkiraan sebelumnya 127,000. Data ISM menurun pula menjadi 55.8 dibandingkan dengan bulan sebelumnya 60.7. Permasalahan subprime mortgage masih tetap menghambat dollar bangkit lagi, dan ini akan selalu memunculkan sentiment negative terhadap the greenback pada perdagangan berikutnya. Spekulasi pemotongan suku bunga oleh federal reserve turut pula mengkhawatirkan para investor.Penguatan poundsterling hari ini selain dipicu oleh melemahnya data fundamental AS malam ini, juga diuntungkan oleh munculnya kembali isu carry trade dipasar dimana para investor kembali melakukan aksi buy back ke sektor yang memberikan yield tinggi seperti sterling karena memiliki suku bunga yang tinggi . Swissfranc dan yen berhasil menguat tajam terhadap dollar karena didorong oleh jatuhnya stock market AS.
Kamis, 02 Agustus 2007
Ulasan Fundamental
Pada perdagangan malam ini dollar cenderung bergerak datar terhadap major currency, kecuali terhadap yen berhasil rebound setelah diawal perdagangan pasar Asia sempat mendapatkan tekanan yang cukup signifikan. Penguatan the greenback malam ini terhadap yen dipicu oleh reboundnya stock market setelah sebelumnya tertekan pula. Isu carry trade yang muncul kembali mendorong para investor meminjam mata uang yang memiliki suku bunga rendah dengan mengalihkan ke sektor yang memiliki yield dan suku bunga tinggi.
Poundsterling berhasil rebound terhadap yen karena pulihnya equity market dari keterpurukan di awal perdagangan hari ini. Sentimen positif masalah kenaikan suku bunga oleh BOE besok juga berperan terhadap penguatan sterling dengan yen ini. Data PMI Britis yang meningkat 55.7 di bulan Juli nampaknya tidak terlalu berdampak banyak dipasar.
Fokus perdagangan untuk minggu ini selain masalah suku bunga dari kawasan Eropa, para investor menantikan pula data sektor tenaga kerja AS dengan perkiraan 130,000 tercipta lapangan pekerjaan.
Poundsterling berhasil rebound terhadap yen karena pulihnya equity market dari keterpurukan di awal perdagangan hari ini. Sentimen positif masalah kenaikan suku bunga oleh BOE besok juga berperan terhadap penguatan sterling dengan yen ini. Data PMI Britis yang meningkat 55.7 di bulan Juli nampaknya tidak terlalu berdampak banyak dipasar.
Fokus perdagangan untuk minggu ini selain masalah suku bunga dari kawasan Eropa, para investor menantikan pula data sektor tenaga kerja AS dengan perkiraan 130,000 tercipta lapangan pekerjaan.
Rabu, 01 Agustus 2007
Ulasan Fundamental
Pada perdagangan malam ini dollar kembali mendapatkan tekana euro dan sterling dipicu oleh meningkatnya global stock mendorong para investor kembali melakukan aksi buying ke aset yang memiliki resiko tinggi. Para pelaku pasar mulai mengkhawatirkan lagi isu subprime mortgage dan krisis di sektor kredit AS bisa mengindikasikan penurunan tingkat pertumbuhan ekonomi negeri paman sam. Data inflasi yang hanya sebesar 0.1 persen dibawah ekpektasi sebelumnya 0.2 persen turut pula membantu ketrpurukan the greenback malam ini. Fokus pasar hari berikutnya akan menunggu data tenaga kerja AS yang diperkirakan akan menurun.
Poundsterling berhasil rebound terhadap dollar dan euro karena para investor kembali fokus dengan carry trade dimana sentiment positif suku bunga yang tinggi dari BOE benar-benar dimanfaatkan oleh para spekulan dengan melakukan aksi buy back. Sedangkan terhadap yen, the greenback cenderung bergerak stabil karena masalah perbedaan suku bunga antara BOJ dan bank Sentral lainnya yang selalu menghambat yen menguat lebih jauh lagi. Dengan munculnya lagi carry trade jelas selalu tidak bersahabat terhadap perdagangan mata uang Jepang ini.
Poundsterling berhasil rebound terhadap dollar dan euro karena para investor kembali fokus dengan carry trade dimana sentiment positif suku bunga yang tinggi dari BOE benar-benar dimanfaatkan oleh para spekulan dengan melakukan aksi buy back. Sedangkan terhadap yen, the greenback cenderung bergerak stabil karena masalah perbedaan suku bunga antara BOJ dan bank Sentral lainnya yang selalu menghambat yen menguat lebih jauh lagi. Dengan munculnya lagi carry trade jelas selalu tidak bersahabat terhadap perdagangan mata uang Jepang ini.
Jumat, 27 Juli 2007
Ulasan Fundamental
Pada perdagangan malam ini yen berhasil menguat tajam terhadap major currency dipicu oleh jatuhnya global equity dan para investor kembali buy back yen setelah dalam beberapa pekan terakhir mengalihkan dananya keluar Jepang (capital outflow). Isu carry trade yang selama ini terus menghantam yen mulai mereda. Adanya dukungan dari salah satu pejabat BOJ Tadao Node yang berkomentar terus memonitor melemahnya yen terhadap major currency turut pula mendongkrak yen hari ini.
Euro sedikit menguat hari ini dipicu menurunnya data durable goods orders AS dan new home sales dibawah perkiraan sebelumnya. Sedangkan menurunnya data Ifo Jerman 106.4 tidak terlalu berdampak banyak dipasar. Fokus pasar cenderung ke sektor kredit perumahan dan subprime mortgage.
Poundsterling kembali melanjutkan koreksinya terhadap dollar karena didorong oleh naiknya data sektor perumahan U.K hanya sebesar 0.1 persen dan merupakan kenaikan terkecil sejak April 2006. Penurunan streling hari ini disinyalir adanya aksi profit taking oleh para pelaku pasar yang selama ini berhasil memanfaatkan tingginya suku bunga U.K dengan melakukan aksi buying secara masive atau dikenal dengan aksi carry trade.
Euro sedikit menguat hari ini dipicu menurunnya data durable goods orders AS dan new home sales dibawah perkiraan sebelumnya. Sedangkan menurunnya data Ifo Jerman 106.4 tidak terlalu berdampak banyak dipasar. Fokus pasar cenderung ke sektor kredit perumahan dan subprime mortgage.
Poundsterling kembali melanjutkan koreksinya terhadap dollar karena didorong oleh naiknya data sektor perumahan U.K hanya sebesar 0.1 persen dan merupakan kenaikan terkecil sejak April 2006. Penurunan streling hari ini disinyalir adanya aksi profit taking oleh para pelaku pasar yang selama ini berhasil memanfaatkan tingginya suku bunga U.K dengan melakukan aksi buying secara masive atau dikenal dengan aksi carry trade.
Rabu, 25 Juli 2007
Ulasan Fundamental
Pada perdagangan malam ini dollar kembali mendapatkan tekanan major currency. Masalah subprime mortgage dan sector credit AS yang terus menurun masih menjadi isu utama pada perdagangan hari ini, karena hal ini berkaaitan dengan perkiraan melambatnya pertumbuhan ekonomi AS kedepan. Interest rate outlook juga masih menjadikan sentiment negatif buat the greenback, karena disaat Bank Sentral lain agresif berpeluang akan meningkatkan suku bunganya, hal sebaliknya justru terjadi dengan federal reserve kalau ngak bertahan bisa juga malah cute rate.
Poundsterling masih melanjutkan penguatannya terhadap dollar karena didorong sentiment positif kenaikan suku bunga oleh BOE, namun the cable sempat terkoreksi turun pasca dirilisnya data U.K manufacturing turun -6 di bulan Juli merupakan nilai terendah sejak bulan Januari setra pasca munculnya komentar dari wakil gubernur BOE John Gieve yang mengatakan kenaikan suku bunga musti dilakukan secara bertahap karena belum ada kepastian dengan kebutuhan /permintaan .
Siwssy dipasar Eropa sempat menguat pula selain didorong sentiment negative global terhadap dollar, juga pasar mengantisipasi data KOF pada hari Jum’at dengan perkiraan akan tumbuh lebih baik untuk bulan Juli ini. Kalau sesuai dengan prediksi diatas, ada kemungkinan suku bunga Swiss meningkat pula mengikuti tren kenaikan suku bunga global karena didukung pula oleh meningkatnya pertumbuhan ekonomi Swiss saat ini.
Poundsterling masih melanjutkan penguatannya terhadap dollar karena didorong sentiment positif kenaikan suku bunga oleh BOE, namun the cable sempat terkoreksi turun pasca dirilisnya data U.K manufacturing turun -6 di bulan Juli merupakan nilai terendah sejak bulan Januari setra pasca munculnya komentar dari wakil gubernur BOE John Gieve yang mengatakan kenaikan suku bunga musti dilakukan secara bertahap karena belum ada kepastian dengan kebutuhan /permintaan .
Siwssy dipasar Eropa sempat menguat pula selain didorong sentiment negative global terhadap dollar, juga pasar mengantisipasi data KOF pada hari Jum’at dengan perkiraan akan tumbuh lebih baik untuk bulan Juli ini. Kalau sesuai dengan prediksi diatas, ada kemungkinan suku bunga Swiss meningkat pula mengikuti tren kenaikan suku bunga global karena didukung pula oleh meningkatnya pertumbuhan ekonomi Swiss saat ini.
Langganan:
Postingan (Atom)